Kamis, 11 November 2010

Information23 Television (TUGAS)

INFORMATION23 TELEVISION


VISI :
Menjadi televisi nasional yang unggul, terkemuka, dan terdepan dalam memberikan program-program terbaik yang aktual dan terpercaya melalui karyawan terbaik di Indonesia, memberikan hasil usaha yang positif bagi stakeholders, dan meningkatkan kesejahteraan serta kecerdasan masyarakat.

MISI :

 Mencerdaskan masyarakat dengan memberikan informasi yang aktual melalui program-program tepercaya dan berkualitas.

 Memberikan informasi teknologi, budaya, bisnis dan sosial kepada stakeholder (karyawan,pemirsa,pengiklan,pemegang saham,pemasok,pesaing,mitra strategis,masyarkat dan penyelenggara negara).

 Sarana hiburan gagasan dan aspirasi masyarakat dengan demokrasi untuk mencerdaskan serta mensejahterakan bangsa.














Divisi HRD:
 Ahmad Haidir (KETUA)
 Arfi
 M.bagus
 Debby
 Elga

berikut adalah tugas seorang HRD:
HRD bertanggungjawab atas pengelolaan SDM dalam sebuah perusahaan, pengelolaan SDM itu secara sederhana dimulai dari pintu gerbang sampai dengan pulang ke rumah.
maksudnya adalah pengelolaan dimulai dari reckrutmen, trainning, benefit, penilaian kinerja, perencanaan jenjang karir seluruh karyawan, PR dan pemutusan hubungan kerja.
berikut penjelasannya :
1. rekrutment:
bertanggungjawab dalam memilih dan/atau menjawab kebutuhan pegawai melalui penerimaan kerja sampai dengan penempatan kerja para karyawan baru.
2. training:
bertangggungjawab dalam menjaga kualitas SDM yang ada di perusahaan dengan cara pelatihan, pendidikan dan pengembangan sebagai upaya dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan kerja.
3. benefit:
keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan sedikit banyak dapat diberikan oleh karyawan.
4. penilaian kerja:
pengawasan terhadap efektifitas kerja seseorang, dilihat dari grafik standard kinerja dengan kinerja yang ditunjukan oleh karyawan.
5. perencanaan karir:
bahwa setiap karyawan memiliki potensi-potensi, fungsi ini guna menjawab setiap karyawan memiliki jalur karir menurut tugas, tanggung jawab dan kopentensi yang ia miliki.
6. PR:
menghubungkan antara pekerja dengan perusahaan, mulai dari peraturan perusahaan , informasi dan kebijaksanaan yang ada.
7.pemutusan hub kerja. (udah tau kan tugasnya apa)
8. personalia ni, simpel tapi meaning banget, klu ga ada ini perusahaan bisa kalang-kabut, fungsinya mendukung terlaksananya fungsi HR yang lain, seperti data para karyawan, pembayaran upah, pemberian bonus, pinjaman karyawan, catat cuti tahunan, dll..

 Arfi
 HRD
Tugas umum :
- Rekruitment personil, rekrutment:
...bertanggungjawab dalam memilih dan/atau menjawab kebutuhan pegawai melalui penerimaan kerja sampai dengan penempatan kerja para karyawan baru.
- personalia ni, simpel tapi meaning banget, klu ga ada ini perusahaan bisa kalang-kabut, fungsinya mendukung terlaksananya fungsi HR yang lain, seperti data para karyawan, pembayaran upah, pemberian bonus, pinjaman karyawan, catat cuti tahunan, dll..

Training personil
- Penetapan / pembagian ilayah kerja
- Penentuan gaji calon pegawai
- pengesahan
Tugas khusus :
- Menerima projek
- Menangani kontrak pemain film









DIVISI FINANCE
JABATAN DIVISI AKUNTANSI
DAN KEUANGAN
FUNGSI :

Membantu Direktur Keuangan & Umum dalam mengkoordinasikan kegiatan
pengelolaan keuangan beserta administrasinya, penyusunan laporan
keuangan, penyusunan anggaran tahunan (RKAP), bahan penyusunan
laporan manajemen dan pembinaan PUKK.

TUGAS POKOK :

1. Mengkoordinasikan pengendalian kegiatan Akuntansi Manajemen,
Keuangan, Sistem Informasi Keuangan, dan kegiatan Pembinaan
Usaha Kecil & Koperasi (PUKK).

2. Melakukan analisis terhadap laporan keuangan dan laporan akuntansi
manajemen perusahaan.

3. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan bidang keuangan sesuai
dengan target yang ditentukan.

4. Mengkoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP).

5. Mengusulkan sistem dan prosedur akuntansi dan keuangan yang
memadai untuk pengembangan sistem informasi akuntansi & keuangan
dan bentuk-bentuk pelaporan.

6. Mengevaluasi dan menyampaikan laporan keuangan (neraca, laporan
laba/rugi, laporan arus kas) yang auditable secara berkala beserta
perinciannya (bulanan, triwulan maupun akhir tahun) sesuai dengan
kebijakan akuntansi kepada Direksi.

7. Mengevaluasi kajian kelayakan investasi dalam surat-surat berharga,
akuisisi, merger dan privatisasi.

8. Mengevaluasi dan menyampaikan bahan-bahan laporan untuk Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) kepada Direksi.

9. Melaporkan kinerja manajemen unit operasi terhadap anggaran dan
standar biaya dan memberikan penjelasan disertai rekomendasi
perbaikan yang diperlukan.

10. Melaksanakan perencanaan dan pengendalian anggaran bulanan,
triwulanan dan tahunan.

11. Memeriksa pengajuan Rencana Kebutuhan (RK) dan uang kas
kecil (petty cash).

12. Memberikan pertimbangan mengenai kebutuhan dana yang tidak
tersedia alokasi anggarannya dan kebutuhan dana lain di luar
anggaran.

13. Menghitung harga pokok dan mengusulkan penetapan tarif.

14. Mengevaluasi rencana kebutuhan biaya operasional dan modal kerja
serta rencana penerimaan dan pengeluaran Kas/Bank.

15. Mengelola alat-alat pembayaran dan surat-surat berharga.

16. Mengevaluasi penutupan asuransi dan tuntutan ganti rugi.

17. Mengevaluasi perhitungan kewajiban perpajakan sesuai Undang-
Undang Perpajakan.

18. Menyelenggarakan program bantuan dan pembinaan terhadap Usaha
Kecil dan Koperasi.

19. Menyelenggarakan data base mitra binaan.

20. Menyelenggarakan kegiatan bina lingkungan.

21. Mengkoordinasikan penyelesaian piutang macet ke Direktorat Jenderal
Piutang Lelang Negara, Komisaris dan Pemegang Saham.

22. Melakukan kompilasi, analisis dan evaluasi piutang usaha dari unit
usaha setiap bulan.

23. Merumuskan Sasaran Mutu Unit Kerja dan Prosedur Mutu Unit Kerja
yang merupakan penjabaran dari Kebijakan Mutu, dan Sasaran Mutu
Perusahaan yang telah ditetapkan.

24. Menyiapkan laporan kegiatan Divisi secara benar dan tepat waktu.

BATASAN TANGGUNG JAWAB :

1. Terkendalinya kegiatan Akuntansi Manajemen, Keuangan, Sistem
Informasi Keuangan, dan kegiatan Pembinaan UKK.

2. Terselenggaranya proses keuangan yang akuntabel.

3. Tersusunnya anggaran perusahaan sesuai dengan kebijakan yang
ditetapkan oleh Direksi.

4. Tersajinya laporan manajemen yang bermakna bagi Direksi untuk
menyusun kebijakan.
5. Tersusunnya sistem informasi akuntansi dan keuangan yang up to
date.

6. Terpenuhinya semua kewajiban dan pertanggungjawaban keuangan
perusahaan kepada pihak yang berwenang.

7. Terlaksananya penyusunan RKAP yang benar, memadai, dan tepat
waktu.

8. Tersajinya kajian kelayakan investasi dalam surat-surat berharga,
akuisisi, merger, dan privatisasi.

9. Tersajinya penghitungan harga pokok dan tarif.

10. Dilaksanakannya pengembangan yang berkelanjutan terhadap Sasaran
mutu Unit Kerja dan Prosedur Mutu Unit Kerja yang mengacu kepada
Kebijakan Mutu Perusahaan yang telah ditetapkan.

11. Terwujudnya suasana kantor yang nyaman dan dapat meningkatkan
produktivitas kerja serta membentuk citra yang baik terhadap
perusahaan.

12. Tercapainya target bantuan dan pembinaan terhadap Usaha Kecil dan
Koperasi sesuai dengan RKA Pembinaan Usaha Kecil & Koperasi
(PUKK).

13. Tersedianya data base mitra binaan.

14. Terwujudnya hubungan yang harmonis dengan lingkungan perusahaan.

15. Terselesaikannya pengurusan piutang macet ke Direktorat Jenderal
Piutang Lelang Negara, Komisaris dan Pemegang Saham.

16. Tersedianya laporan analisis dan evaluasi piutang usaha dari unit
usaha setiap tanggal 10 pada bulan berikutnya.

17. Tersedianya laporan kegiatan Divisi secara benar dan tepat waktu
setiap tanggal 10 pada bulan berikutnya.

BATASAN WEWENANG :

1. Mengusulkan perubahan / penggeseran anggaran kepada Direktur
Keuangan & Umum.

2. Melakukan perubahan nomor rekening.

3. Melakukan perubahan bentuk laporan keuangan.

4. Meneliti dan menandatangani R/K.

5. Mengusulkan mata anggaran kepada Direktur Keuangan & Umum.

6. Menandatangani cek / giro sesuai ketentuan yang berlaku

7. Meneliti / memeriksa dan mengusulkan perubahan kebijakan akuntansi
kepada Direktur Keuangan & Umum.

8. Mengkoordinasikan penyusunan Laporan Manajemen Perusahaan.

9. Menerima atau menolak permintaan pembayaran dari unit kerja.

10. Mengajukan pembayaran seluruh kewajiban perusahaan (perpajakan,
retribusi, dan dividen) serta pertanggungjawaban keuangan
perusahaan kepada pihak yang berwenang.

11. Mengevaluasi dan mengajukan usulan kelayakan investasi kepada
Direksi.

12. Sebagai koordinator dalam pengembangan sistem informasi akuntansi
& keuangan.

13. Menyusun dan merevisi Sasaran Mutu dan Prosedur Mutu Unit Kerja.

14. Mengusulkan kepada Direksi pemberian bantuan modal dan program
hibah dalam rangka pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi.

15. Mengusulkan kepada Direksi bantuan bina lingkungan kepada
masyarakat di sekitar wilayah perusahaan (Community Development)

16. Mengusulkan kepada Direksi penghapusan piutang macet.

17. Menandatangani laporan analisis dan evaluasi piutang usaha.

HUBUNGAN KERJA / SUPERVISI :

1. Kepala Divisi Akuntansi & Keuangan bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Keuangan & Umum.

2. Kepala Divisi Akuntansi & Keuangan membawahi :

a. Kepala Bagian Sistem Informasi Akuntansi
b. Kepala Bagian Akuntansi Manajemen
c. Kepala Bagian Keuangan
d. Kepala Bagian Pembinaan UKK



LAPORAN KEUANGAN
 Modal yang di berikan oleh perusahaan Rp 4.210.000.000.
 Pengeluaran Rp 200.000.000 dipergunakan untuk pembayaran Berita :
@ Berita Wajib : Rp 50.000.000
@ Berita Terkini : Rp 50.000.000
@ Berita Kriminal : Rp 50.000.000
@ Berita Topik : Rp 50.000.000
 Pengeluaran Rp 500.000.000 dipergunakan untuk pembayaran Sinema :
@ FTV Remaja : Rp 250.000.000
@ FTV Penuh Amanat : Rp 250.000.000
 Pengeluaran Rp 80.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Box Office Movie.
 Pengeluaran Rp 900.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Sinema Mega Seri.
 Pengeluaran Rp 65.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Film Semi Dokumenter.
 Pengeluaran Rp 1.400.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Quiz :
@ Sponsor : Rp 750.000.000
@ Serius : Rp 325.000.000
@ Fun : Rp 325.000.000
 Pengeluaran Rp 750.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Live Musik :
@ Di luar studio :
• Dahsyat : Rp 250.000.000
• Inbox : Rp 250.000.000
@ Di dalam studio :
• Derings : Rp 250.000.000
 Pengluaran Rp 50.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Anak.
 Pengeluaran Rp 45.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Infotaiment.
 Pengeluaran Rp 200.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Reality Show:
@ Kisah nyata :
• Oleh model : Rp 58.000.000
• Oleh Narasumber : Rp 58.000.000
• Mengggunakan skrenario : Rp 58.000.000
 Pengeluaran Rp 75.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Sport :
@ Tayang ekslusive : Rp 30.000.000
@ Tayangan langsung (LIVE) : Rp 45.000.000
 Pengeluaran Rp 100.000.000 dipergunakan untuk pembayaran program Games Show.
 Pengeluaran Rp 200.000.000 dipergunakan untuk penggajian karyawan.
 Pengeluaran Rp 145.000.000 dipergunakan untuk pembayaran Promo Acara TV.
 Pembayaran Rp 145.000.000 dipergunakan untuk pembayaran :
@ Pembayaran Pajak (Adimistration Building) : Rp 50.000.000
@ Pembayaran Air dan listrik : Rp 45.000.000
@ Pembayaran Biaya lain : Rp 50.000.000
Alur kerja Finance (dana)





















DIVISI PROGRAM ACARA
JENIS – JENIS ACARA
1. BERITA
a. Wajib
Berita yang disiarkan secara rutin yang menyangkut peristiwa setiap harinya, (Pagi, Siang, Petang, dan Malam).
• Seputar Indonesia, atribut : RCTI
b. Terkini
Berita yang disiarkan dalam waktu yang singkat dengan memotong sebuah acara untuk menyiarkan berita yang baru saja terjadi saat itu.
• Sekilas Info, atribut : RCTI
c. Kriminal
Berita yang menyiarkan khusus tentang dunia kriminal.
• Sergap, atribut : RCTI
d. Topik
Berita yang mengangkat sebuah kisah yang sedang panas – panasnya berlangsung, dijelaskan lebih terperinci
• Delik, atribut : RCTI
2. SINEMA
a. Ftv Remaja
Film televisi yang berisi cerita tentang dunia remaja masa kini (Pacaran, Putus Cinta, Perjodohan, Dll), 90 % Fiksi.
• Ftv, atribut : SCTV
b. Ftv Penuh Amanat
Film televisi yang mengangkat salah satu kasus yang mungkin terjadi di Indonesia. 70 % fakta.
• 20 Wajah Indonesia, atribut : SCTV
3. BOX OFFICE MOVIE (BARAT, MANDARIN, INDIA, INDONESIA)
Film yang pada awalnya ditayangkan di layar lebar kemudian dengan sensor yang lebih teliti dan ditayangkan di televisi (setelah 3 bulan / lebih habis tayang di layar lebar.
• Tali Pocong Perawan, atribut : Maxima Picture
4. SINEMA MEGA SERI
Film berseri (Panjang atau Pendek) yang di produksi oleh satu PH (pihak ketiga) yang jumlah episode yang ditayangkan dengan perjanjian atau ikatan kontrak antara pihak televisi dengan pihak PH.
• Kemilau Cinta Kamila, atribut : Sinemart, RCTI
5. FILM SEMI DOKUMENTER
Film yang diambil secara langsung dengan mengangkat cerita negatif dari lingkungan sekitar (tanpa skenario)
• Seorang lelaki yang membuat film tentang kehidupan malam di Bandung dengan cara langsung turun ke lapangan, langsung merekam tanpa skenario terlebih dahulu.
6. KUIS
a. Serius
Kuis yang lebih mengutamakan ilmu pengetahuan didalamnya.
• Who Wants To Be A Millionare, atribut : RCTI
• 1 Lawan 100, atribut : INDOSIAR
• Rangking 1, atribut : TRANS TV
b. Fun ( Hiburan )
Kuis yang lebih mengutamakan unsur kesenangan atau hiburan (Musik, Games, Dll).
• Missing Lyrics, atribut : TRANS TV
• Happy Song, atribut : INDOSIAR

7. LIVE MUSIC
Acara musik hiburan yang ditayangkan secara live (dalam studio atau Luar Studio)
• Dahsyat, atribut : RCTI
• Inbox, atribut : SCTV
• Derings, atribut : TRANS TV


8. KARTUN
Film anak – anak yang masih trend dan digemari.
• Spongebob Squarpants, atribut : Nikjr, GLOBAL TV
• Upin dan Ipin, atribut : TPI
9. GOSIP
Berita seputar dunia Infotainment yang belum tentu diakui kebenarannya.
• Insert, atribut : TRANS TV
• Was – Was, atribut : SCTV
10. REALITY SHOW
Sebuah acara yang dibuat seakan – akan lebih nyata namun tidak lepas dari sebuah skenario dan proses editing.
a. Kisah Nyata Yang Diperankan Oleh Model
• Pengakuan Terlarang.com, atribut : TVONE
b. Kisah Nyata Dari Narasumber Kemudian Diangkat Sebuah Acara Dengan Melebih – lebihkan Agar Menjadi Lebih Dramatisir
• Bukan Sinetron, atribut : GLOBAL TV
c. Kisah Yang Benar – Benar Dibuat Dari Skenario Dengan Pemeran Yang Seolah – Seolah Adalah Pelaku Sebenarnya Namun Kenyatannya Dilakukan Sebuah Casting Untuk Peran Tersebut, Bahkan Mungkin Mereka Sebenarnya Tidak Mengenal Sama Sekali.
• Termehek – Mehek, atribut : TRANS TV
• Cinta Monyet, atribut : SCTV
11. SPORT (OLAH RAGA)
a. Berita Sport
Berita seputar olahraga yang disajikan lebih ekslusif.
• Lensa Olahraga, atribut : ANTV
12. GAMES SHOW
Acara adu bakat untuk menjadi yang nomer satu dan ditentukan oleh juri atau jumlah polling sms dari masyarakat yang mendukungnya.
• Indonesian Idol, atribut : RCTI
• Indonesia Mencari Bakat, atribut : TRANS TV

DIVISI BAGIAN BERITA
Program berita (News) merupakan program sajian berupa fakta dan kejadian/peristiwa yang memiliki nilai berita yaitu yang unusual, factual dan esensial dan disiarkan melalui media secara periodic. Lalu terdapat Berita Harian. Disebut juga dengan berita hangat (hot news) adalah berita yang segera disampaikan ke masyarakat. Memiliki corak terikat waktu, singkat dan aktual.
Berita hangat juga bersifat linier dan langsung (stright news) misalnya program seputar indonesia,Topik, Liputan 6. dalam hal ini tidak menampilkan opini dan interpretasi reporter maupun tokoh.
Secara umum tugas pokok dari produksi bagian berita yaitu :
 Mengumpulkan berita.
 Pemberitahuan schedule-schedule.
 Menyiarkan berita.
 Mengumpulkan berita
A. Observasi merupakan pengamatan terhadap realitas sosial. Ada pengamatan langsung, ada juga pengamatan tak langsung. Seseorang disebut melakukan pengamatan langsung bila ia menyaksikan sebuah peristiwa dengan mata kepalanya sendiri. Pengamatan ini bisa dilakukan dalam waktu yang pendek dan panjang. Pendek artinya, setelah melihat sebuah peristiwa dan mencatat seperlunya, seseorang meninggalkan tempat kejadian untuk menulis laporan. Sedangkan panjang berarti seseorang berada di tempat kejadian dalam waktu yang lama. Bahkan ia menulis laporan dari tempat kejadian.
B. Wawancara adalah tanya jawab antara seorang wartawan dengan narasumber untuk mendapatkan data tentang sebuah fenomena. Dalam hal ini, yang perlu diperhatikan misalnya:
Posisi narasumber dalam wawancara
Sebelum melakukan wawancara, wartawan harus menanyakan keinginan narasumber. Sebelum itu, wartawan harus memperkenalkan secara langsung jati dirinya dan untuk siapa ia bekerja kepada narasumber. Terdapat beberapa hal mendasar yang perlu ditanyakan kepada narasumber, misalnya:
• Apakah narasumber tidak keberatan bila kalimatnya dikutip secara langsung?
•Apakah narasumber tidak berniat namanya dirahasiakan dalam sebagian hasil wawancara?
• Apakah narasumber memiliki keinginan lain yang berkaitan dengan hasil wawancara?
Bila wartawan sudah mengetahui jawaban ketiga pertanyaan ini ditambah dengan keinginan narasumber lain, maka terpulang kepada wartawan bersangkutan untuk segera memenuhinya atau bernegosiasi terlebih dahulu. Kesepakatan yang dicapai berdasarkan negosiasi, biasanya, lebih memuaskan kedua belah pihak.
C. Konferensi Pers
Pada setiap konferensi pers, setiap wartawan memiliki hak yang sama untuk mengajukan pertanyaan kepada orang yang memberikan konferensi pers. Umumnya, lalu lintas informasi dalam konferensi pers dilakukan lewat dialog langsung. Tetapi, ada juga konferensi pers yang menggunakan informasi tertulis yang dibagikan kepada para wartawan. Untuk melengkapi informasi tersebut, para wartawan diberi kesempatan untuk bertanya.
 Pemberitahuan schedule-schedule dan Menyiarkan berita.
Merencanakan jadwal siaran sangat terkait dengan program yang telah direncanakan. Program apakah yang direncanakan disiarkan setiap hari atau menjadi program harian. Program apakah yang direncanakan ditayangkan setiap minggu, atau menjadi program mingguan. Oleh karena itu jadwal siaran juga menjadi panduan produksi program. Produksi program juga diklasifikasikan untuk program singkat/harian dan program yang berkala/mingguan atau bulanan. Dalam merencanakan jadwal perlu langkah identifikasi program khususnya durasi/ lama putar setiap program, ditayangkan setiap hari, sehari berapa kali, waktu tayang pagi, siang atau malam, ada program lanjutan atau lepas/berdiri sendiri dan sebagainya. Perencana jadwal juga harus tahu berapa jam waktu yang tersedia mulai pembukaan (on air) sampai penutupan (off ai r). Berapa lama waktu untuk tayangan program dan berapa waktu yang disediakan untuk spot komersial dan layanan masyarakat.
Setelah langkah identifikasi dan menghasilkan kelompok- kelompok data langkah selanjutnya menyusun/menempatkan setiap program pada format jadwal yang berisi bulan, hari, tanggal, jam, program dan sebagainya. Contoh format jadwal adalah sebagai berikut:
RUNDOWN BERITA ACARA TELEVISI

No. Berita Durasi
1. 24.237 Buku Cerita Anak Untuk Indonesia 0” – 2’
2. Air Jamaah Haji Macet 2’ – 4’
CB 4’ – 4’30”
3. Pahlawan Itu Superhero 4’30” – 5’30”
4. Rematik Tidak Hanya Soal Asam Urat 5’30” – 6’30”
5. DVD “Pendidikan dan Kosokata Bayi” 6’30” – 7’30”
CB 7’30” – 8’
6. Sejak Agustus 2009, BI Rate 6,5% 8’ – 9’
7. Pabrik Gula Giling Tebu Lebih Awal 9’ – 10’
8. LPKR Investasi 18juta Dollar AS 10’ – 11’
CB 11’ – 11’15”
9. Keracunan Saat Praktikum 11’15” – 12’
10 Bupati Aru Tersangka Korupsi 12’ – 12’45”
11. Tagih Janji Pembangunan Rumah 12’45” – 13’30”
12. Bryan Cetak Rekor “Triple Double” 13’30” – 14’15”

Pembawa Acara : Martin dan Rasti.
Kameramen : Darussalam
Produser : Aisyah
Sutradara : Ayu
Dst.
Setelah ditentukan schedule-schedulemya, maka berita pun sudah siap disiarkan. Semua tim/kru harus bekerjasama agar berita yang disiarkan bisa berjalan dengan baik.
Dalam divisi bagian berita juga terdapat batasan-batasan kerjanya :
Tugas Pokok untuk Produksi Bagian Berita itu sendiri yaitu :
1. Membantu pekerjaan Bidang Operasional untuk tugas-tugas pokok seperti:
Mencari, mengawasi dan mengedit berita yang diperoleh untuk disiarkan melalui para reporter serta sumber-sumber berita lainnya.
Menyeleksi, mengatur tugas kerja para reporter, dan News Writer dalam pencarian serta persiapan berita yang akan disiarkan.
Mengawasi dan mengamankan pelaksanaan penyiaran berita langsung
2. Memelihara suasana kerja yang mendukung ketertiban dan disiplin dalam ligkup bidang program dan bagian-bagian dibawahnya menurut struktur organisasi.
3. Dalam menjalankan tugasnya Bidang pemberitaan dibantu oleh para officer sesuai struktur organisasi.
4. Pertanggungjawaban tugas Bidang pemberitaan berupa laporan pelaksanaan kegiatan kepada Bidang operasional.
Agar pembawaan berita terlihat sempurna maka dalam berita pun harus ada :

1. Producer
Producer adalah jabatan yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan/managemen produksi penyiaran TV. Bila diperhatikan dari kualifikasi yang diharapkan, seorang producer harus memiliki kemampuan managerial yang tinggi untuk dapat memanage seluruh pekerjaan yang menjadi tanggung-jawabnya. Dalam melakukan tugasnya jelas tidak bisa melakukan sendiri, tetapi harus bekerjasama dengan bidang/orang lain. Dalam hal ini Sutradara merupakan orang/pekerja yang tidak bisa dikesampingkan tetapi harus bisa diajak bekerjasama dalam produksi.

2. Pengarah / Sutradara
Pengarah / Sutradara juga dikenal sebagai directing. Directing adalah jabatan yang bertanggung jawab membantu producer untuk melaksanakan pekerjaan mengarahkan para tenaga kerja produksi program agar berjalan dengan lancar dan berhasil. Oleh karena itu dibutuhkan orang yang memiliki kemampuan managerial yang baik. Seorang sutradara harus selalu berkoordinasi dengan produser dalam melaksanakan tugasnya.

3. Penyiar /Reporter
Penyiar/reporter diharapkan memiliki kemampuan sebagai jurnalis di samping kemampuan untuk membacakan/atau menyiarkan naskah berita didepan kamera TV. Demikian juga harus mampu menjadi presenter yang baik. Oleh karena itu seorang penyiar harus memiliki pengetahuan dan pengalaman mencari, mengolah dan mempresentasikan atau menyiarkan berita/informasi.
4. Kamerawan
Kamerawan merupakan orang yang diandalkan mampu mengoperasikan kamera sehingga didapatkan hasil gambar yang baik. Baik tidaknya kualitas produksi akan sangat tergantung dari bagaimana seorang kamerawan bekerja. Sebelum shoting dilaksanakan, Kamerawan harus menyiapkan kamera yang akan dipakai.

5. Penata suara dan Sound efex
Seorang penata suara dan sound efex dituntut memiliki kemampuan secara teknik dan instalasi peralatan sound sistem yang diperlukan untuk keperluan produksi program TV di dalam studio rekaman maupun di luar studio

6. Penata Lampu/Lighting.
Lighting sangat dibutuhkan dalam shoting di dalam maupun di luar studio untuk memenuhi kebutuhan cahaya bagi sebuah kamera agar menghasilkan gambar yang baik, di samping itu variasi disain cahaya dapat menciptakan situasi pada obyek shoting. Oleh karena itu perlu kreativitas dan pengetahuan yang memadai bagi seorang penata cahaya.

7. Properties
Properties adalah bidang yang bertanggungjawab menyediakan peralatan pendukung dalam produksi. Bidang ini yang bertanggung jawab menjaga keselamatan kerja dan kesehatan bagi pemeran dan kru yang terlibat dalam produksi. Oleh karena itu, seseorang yang bertugas pada bidang ini harus selalu melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap kru produksi dan pemeran agar melakukan tugas pekerjaan sesuai dengan prosedur kerja yang benar/ tidak menyimpang dengan prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja. Sehingga mereka bekerja dengan aman baik jiwa maupun peralatannya.



8. Editor
Editor bertanggung jawab untuk editing program yaitu mengumpulkan, memilih, memotong , menyambung gambar- gambar hasil shoting dan mengurutkan, menata gambar dan suara, music back sound, sound efect sesuai dengan naskah program sehingga menghasilkan hasil produksi program yang berkualitas.


9. Penulis Naskah/Sc r i p t
Seorang penulis naskah diharapkan memiliki kemampuan menulis (writen present ation) yang baik untuk menuangkan ide-idenya, memiliki kemampuan dan pengetahuan produksi program, jurnalistik penyiaran dan sebagainya sehingga naskah yang ditulis mudah dipahami dan dapat diproduksi dengan mudah dan cepat.

10. Tata Letak /Se t t i n g
Tata letak/setting bertanggungjawab atas seting tempat dan peralatan yang diperlukan seperti forniture dan perlengkapan lainnya untuk menciptakan situasi seperti diharapkan oleh naskah produksi. Oleh karena itu seorang penata setting diharapkan memiliki kemampuan dalam seni dekorasi/tata ruang.

Divisi Legal (Erica)
Konsultan Hukum perperan memberi pendapat dari segi hukum mengenai suatu masalah atau obyek. Konsultan hukum adalah pihak yang independen yang dipercaya, karena keahlian dan integritasnya. Pernyataan konsultan hukum biasanya berkenaan dengan :
1. Akte pendirian/Anggaran Dasar perusahaan beserta perusahan-perusahannya.
2. Penyetoran modal oleh pemegang saham sebelum go public.
3. Pemilikan ijin usaha.
4. Status pemilikan atas aktiva perusahaan, terutama pemilikan aktiva tetap.
5. Perjanjian-perjanjian yang dibuat perusahaan dengan pihak ketiga.
6. Gugatan atau tuntuan terhadap perusahaan. 7. mengurus perizinan layak dalam standart TV nasional.
Misalkan terdapat sebuah kasus seperti ini :
Perfilman kita mengadakan sebuah acara live musik, dan akan mendatangkan sekitar 4 grup band, terdiri dari band peterpan, ada band, st12, dan kahitna, dan ketika sudah hari dimana acara akan berlangsung ternyata pihak manager dari band peterpan mengatakan bahwa peterpan tidak bisa tampil karna ada sesuatu yang berhalangan, maka dari kasus ini bagian kami ( legal ) yang harus menanganinya.
DIVISI MARKETING (RIO)
Salah satu fungsi yang paling penting dari divisi pemasaran adalah untuk merancang satu set tujuan tertulis, tujuan dan strategi untuk aktivitas pemasaran organisasi. Ini berarti aturan membangun dan konsep bisnis tentang bagaimana organisasi akan melakukan sendiri di pasar, apa instrumen pemasaran yang akan digunakan, apa tujuan akan ditetapkan dan strategi apa yang harus diterapkan untuk mencapai promosi periklanan yang efektif. Departemen pemasaran mengembangkan strategi bisnis berbasis pasar yang memberikan nilai unik kepada pelanggan pada semua layanan dan produk organisasi.

Tugas dari divisi marketing dan pemasaran :
1. Memasarkan program acara pada masyarakat
2. Mengembangkan perusahaan di bidang humas
3. Merancang konsep/ide inovatif lainnya untuk menghasilkan uang
4. Mencari sponsor untuk acara-acara
5. Menangani semua proposal masuk dan di follow-up
6. Divisi marketing memiliki tugas untuk melakukan pencarian dana bagi pemasukan rutin

Langkah-langkah promosi :
1. Membuat website 5.000.000
2. Membuat iklan di jalan 130.000.000
3. Membuat iklan di media cetak 50.000.000
4. Oprasional 15.000.000
Jumlah 200.000.000

Data Sponsor :
1. Makanan dan minuman (20 produk)
2. Otomotif (5 produk)
3. Kosmetik (10 produk)
4. Provider (10 produk)
5. Kesehatan (10 produk)
6. Property (3 produk)
7. Rokok (8 produk)
8. Elektronik (10 produk)





















Tugas seorang ADMIN BUILDING (Ahmad Gozali)

1. Memberikan pengarahan dan pengkoordinasian kepada sumber sumber tenaga manusia (ob dan security) untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
2. Mengatur tata ruang dengan pekerjaan OB untuk melakukan penataan ruangan.misalkan ruangan siaran,ruangan kerja,ruangan rapat,ruangan pertemuan, dan ruangan ruangan yang lain.
3. menyiapkan property-property yang di perlukan.
4. Menyediakan tempat kerja dengan memberi arahan kepada OB/Security dimana dia kerja dan pekerjaanya.
5. Berhak MEMBERHENTIKAN KARYAWAN sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.
6. Membuat SOP untuk OB dan Security.
7. mengontrol pekerjaan OB dan Security.
8. Bertanggung jawab atas pekerjaan OB dan Security.
9. Menyediakan keperluan keperluan OB dan Security.
10. Kerjasama dengan HRD dan FINANCE.
11. Mendata jika ada permasalahan. Misal jika ada lampu mati, atau kebutuhan pokok (kopi,gula,air mineral,dll) lalu membuat laporan yang di tujukan kepada divisi yang bersangkutan.
12. Memberi persetujuan kepada karyawan untuk masalah izin,cuti,dll.

Divisi security :
Angger Fajar Wiwoho
Muhammad Akbar
Muhammad firdaus
Risky ardian
Zakariya abdi

Nama Jabatan : Security
Tujuan jabatan :
• Pelaksanaan tugas pengamanan secara menyeluruh lokasi kerja, baik di bagian dalam maupun bagian luar kantor agar seluruh kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tidak ada gangguan.
• Pelaksanakan pengawasan ketertiban & kedisiplinan pegawai.
• Pelaksanaan pengawasan terhadap kebersihan, ketertiban, dan keindahan lokasi kerja, baik di bagian dalam maupun bagian luar luar kantor.
• Pencegahan tindak kejahatan dalam berbagai bentuk dan modus.
• Pelaksanaan pengamanan alat, barang, dan harta benda inventaris kantor.
• Pelayanan telepon dan bantuan lain bagi pejabat perusahaan yang memerlukannya.
• Pengamanan dan penjagaan keselamatan Pimpinan perusahaan dan seluruh karyawan dalam melaksanakan tugasnya.
• Pengaturan lokasi parkir.



Tanggung jawab utama :
No Uraian Skala Waktu H/M/B/T
1 Melaksanakan tugas pengamanan secara menyeluruh di lokasi kerja, baik di bagian dalam maupun bagian luar kantor agar seluruh kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tidak ada gangguan. H
2 Melaksanakan tugas menegakkan disiplin dan ketertiban pegawai baik dalam lingkungan kerja maupun dalam mengemban tugas perusahaan di luar lingkungan kerja. H
3 Melaksanakan tugas pengawasan terhadap ketertiban, kebersihan dan keindahan kantor baik di bagian dalam maupun di bagian luar, termasuk mengatur parkir kendaraan. H
4 Melaksanakan pengamanan terhadap harta benda milik perusahaan, direksi, karyawan, dan tamu yang sedang berada di lokasi kerja. H
5 Melakukan pemeriksaan terhadap ketertiban dan kesempurnaan pakaian pegawai, termasuk memeriksa barang-barang yang dibawa untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan perusahaan. H
6 Melaksanakan pengamanan terhadap produk-produk perusahaan dari segala tindakan yang diduga dapat merugikan perusahaan. H
7 Memberi pelayanan kepada tamu. H
8 Melakukan pemeriksaan/ termasuk membatasi/ melarang dan/atau mencegah masuknya tamu ke lokasi kerja agar perusahaan, direksi dan karyawan terhindar dari segala bentuk tindakan yang merugikan/ mengancam keselamatan H
9 Melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap penggunaan listrik, air, telepon, internet, dan seluruh peralatan kerja lainnya agar terhindar dari segala musibah (kebakaran, pencurian, kebocoran, dll.) dan tindakan in-efisiensi yang dapat merugikan perusahaan. H
10 Melakukan pengawasan dan kontrol terhadap kendaraan direksi, karyawan,dan tamu yang diparkir/disimpan di lokasi kerja agar terhindar dari segala sebab yang merugikan. H
11 Melakukan pengawasan dan kontrol terhadap segala tindakan dan perilaku karyawan agar terhindar dari tindakan dan perilaku yang tidak baik/ tidak sopan/ melanggar hukum dan etika sosial. H
12 Segera mengambil tindakan jika terjadi hal-hal darurat, serta melaporkan secepatnya kejadian tersebut kepada Direksi/ Pejabat perusahaan yang berwenang. H
13 Memeriksa dan mencatat karyawan yang meminta ijin keluar/masuk pada jam kerja, serta melaksanakan kegiatan absensi karyawan pada awal jam kerja pagi dan siang yang telah ditetapkan. H
14 Selalu standby pada ruang jaga yang telah ditetapkan. H
15 Menerima dan menyaring telepon yang masuk (untuk mengetahui penting atau tidak penting), meneruskan telepon yang masuk kepada personal yang dituju dengan terlebih dulu memberitahukannya kepada yang bersangkutan. H
H : Harian, M : Mingguan, B : Bulanan, T : Tahunan
Batasan wewenang :
1 Anggota Security bekerja selama 10 - 14 jam kerja per hari.
2 Pergantian Shift Pagi dilakukan pada Jam 07:00; dan Shift Siang dilakukan pada Jam 17:00.
3 Dilarang untuk melakukan Penggeseran Waktu Tugas tanpa lebih dulu melapor kepada/dan mendapat persetujuan dari Direktur Administrasi Umum.
4 Tidak diperkenankan memasuki Area kerja pada saat tidak bertugas tanpa lebih dulu meminta ijin dari Direktur Administrasi Umum; dan dilarang membawa teman/keluarga saat bertugas.
5 Anggota Security Wajib memakai Pakaian Dinas selama bertugas
6 Setiap Anggota Security wajib menandatangani Daftar Hadir dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan pada saat pergantian shift.
7 Setiap anggota security wajib selalu meningkatkan Kewaspadaan dalam Pengamanan dan Penertiban di lingkungan kerja.

Perintah kerja harian :
1 Periksa semua Tamu dan yang masuk, minta KTP/SIM milik tamu untuk disimpan sementara dan diganti dengan ID Card Tamu. Tukar ID Card Tamu dengan KTP/SIM jika tamu pulang. Catatan: Prosedur ini bisa ditiadakan jika tamu yang masuk adalah pejabat yang sudah dikenal baik, pemilik perusahaan, keluarga direksi/pemilik perusahaan, dan tamu VIP.
2 Beri layanan yang baik, sopan, dan ramah kepada tamu. Tanyakan ingin bertemu siapa, hubungi personal yang ingin ditemui untuk meminta persetujuan apakah tamu tersebut bisa diterima, minta supaya tamu mengisi buku tamu, dan antar tamu untuk menemui personal yang dimaksud.
3 Jika tamu tampak kurang sopan/ ada nada marah/ diperkirakan akan membahayakan/ mengganggu ketertiban dan keamanan maka petugas wajib tidak menerima tamu tersebut dan jika perlu mengusirnya dari area kerja.
4 Petugas security wajib mencatat dan mengawasi keluar/masuk karyawan ke area kerja. Jika diperlukan, petugas dapat melarang keluar/masuk karyawan dari/ke area kerja.
5 Petugas wajib melaporkan daftar hadir/absen karyawan setiap hari kepada Direktur Administrasi Umum, serta membuat laporan bulanan daftar hadir/absen karyawan.
6 Petugas wajib mengawasi karyawan yang kerja lembur, serta mencatat kehadiran/kepulangannya.
7 Sebelum pulang/pergantian shift, petugas wajib mengontrol seluruh ruangan, mengunci pintu-pintu, mengontrol penggunaan listrik, AC, komputer dan peralatan kerja lainnya, memeriksa kebersihan dan keamanan ruang kerja, ruang dapur, kamar mandi/WC, ruang mushola, dan ruangan lainnya serta mencatat keadaannya untuk disampaikan kepada petugas jaga pengganti. Jika ditemukan hal-hal yang tidak semestinya, laporan tersebut wajib disampaikan kepada pimpinan untuk mendapatkan perhatian/ tindakan.
8 Petugas wajib menegur OB (office boy) jika diketahui area kerja/ kantor/ kamar mandi/ WC/halaman/ ruangan tidak bersih/ tidak rapi/ peralatan dan tanaman kurang terpelihara.
9 Petugas wajib menegur karyawan yang berpakaian tidak tertib/ tidak rapi.
10 Petugas wajib menegur karyawan yang menggunakan/mengambil barang/peralatan yang bukan miliknya/ bukan menjadi kewenangannya.
11 Petugas wajib menegur karyawan yang membawa teman/ orang lain masuk ke area kerja.
12 Petugas wajib menegur karyawan yang berbicara/ tertawa/ memainkan musik/ menyetel radio atau televisi terlalu keras sehingga diperkirakan akan mengganggu orang lain.
13 Petugas wajib mematikan lampu, air, AC, komputer dan peralatan lain yang masih menyala tetapi tidak dipergunakan.
14 Petugas wajib mengamankan telepon/komputer/dan peralatan lain dari tindakan penyalahgunaan.
15 Petugas wajib membuat laporan harian pelaksanaan tugas dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Administrasi Umum.
16 Petugas wajib melaporkan kepada pimpinan jika mengetahui adanya tindak konspirasi/ persekongkolan atau tindakan jahat lainnya yang akan merugikan perusahaan.

TUGAS OFFICE BOY (Yori Purnama)
1. Memberikan / Menyusun tugas pada ofice boy
2. Mengntrol Aktivitas - aktivitas Ofice Boy
3. Melakukan pengecekan aktivitas kerja ofice boy
4. Melaporkan keluhan - keluhan pada atasan.
5. menasehati ofice boy bila melakukan pelanggaran / kesalahan.
6. bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan ofice boy
TUGAS RUTIN
1. Membersihkan dan merapikan meja, kursi, komputer dan perlengkapan lainnya.
2. Membersihkan/vacuum karpet/lantai
3. Menyediakan minuman untuk karyawan.
4. Mengirim/mengambil dokumen antar Divisi/Bagian.
5. Melayani permintaan fotokopi/faksimili.
6. Membelikan dan menyiapkan makan siang karyawan.
7. Membereskan piring, gelas, & perlengkapan makan siang karyawan.
8. Mengambil & membereskan gelas minum & perlengkapan makan/minum karyawan.
9. Membuang sampah yang ada di ruang kerja dan areal tanggung jawabnya.
10.Membersihkan/vacuum karpet/lantai.
11.Mencuci piring, gelas & perlengkapan makan/minum lain

TUGAS BERKALA
1. Membersihkan kaca ruang kerja.2x/Minggu
2. Menyiram/merawat tanaman.2x/Minggu

TUGAS INSIDENTAL
1. Menyediakan minuman/makanan & melayani keperluan tamu-tamu perusahaan.
2. Menyediakan minuman/makanan & melayani keperluan rapat/pertemuan/training.
3. Mengangkat/memindahkan meja, kursi & perabotan lainnya.
4. Melaksanakan tugas tertentu sesuai permintaan karyawan Divisi yang dilayani.
5. Melaksanakan tugas tertentu sesuai permintaan Koordinator OB atau Staff GA.

TUGAS TAMBAHAN Melaksanakan tugas-tugas lain di luar tanggung jawabnya (karyawan Divisi lain) dengan seijin dari Divisi yang dilayani atau Koordinator OB.



















INFORMATION23 TELEVISION

Presiden Direktur : Ansar Adam M A
HRD : 1. Ahmad Haidir
2. Elga
3. Debby
4. M Bagus Raga
5. Arfi
Finance : 1. Fitri
2. Sari
3. Gideon
Produksi : Hendy Setia Budi
 Program Acara : 1. Nilla
2. Mawar
3. Dewa
4. Indra
5. Tommy
 Berita : 1. Aisyah
2. Rastitis
3. Martin
4. Ayu
5.Darussalam
Legal : 1. Erica
2. Dharmawan Steven
3. Shahira
4. Herman
5. Ginanjar
Marketing : 1. Rio
2. Violla
3. Nicolay
4. M. Zein
Administrasi/Building : Ahmad Gozali
 Security : 1. M Firdaus
2. Angger Fajar Wiwoho
3. Muhammad Akbar
4. Risky ardian
5. Zakariya abdi
 Office Boy : 1. Yori
2. Mukhlis
3. Hadir
4. Kadek Adi
5. Yosef Aan

Selasa, 09 November 2010

TUGAS2

1.Jelaskan ruang lingkup ORMET ?
jawaban :
Organisasi dan metode merupakan bantuan teknis dan praktis dalam pelaksanaan teori organisasi dan manajemen dengan setepat – tepatnya. Organisasi atau metode merupakan salah satu bentuk kontribusi anggota organisasi agar organisasi dapat berjalan dengan baik.

2.Mengapa Uang bisa dijadikan sebagai motivasi dalam bekerja ?
jawaban :
Uang bisa dijadikan motivasi dalam bekerja dikarenakn setiap individual pasti membutuhkan uang untuk kelangsungan hidupnya,oleh karena itu wajar saja apabila uang dijadikan sebagai motivasi dalam bekerja,karena jika di diri kita ini tidak mempunyai motivasi maka susah diri ini untuk maju.

3.Apa sebab timbulnya Organisasi Informal ?
jawaban :
-Pada dasarnya setiap individu memiliki kebutuhan untuk mendapatkan kepuasan dalam berafiliasi dengan orang-orang dilingkungannya.
-Adanya sekelompok orang yang memiliki kebutuhan yang sama


4.Apa yang dimaksud dengan jendela johari ?
jawaban :
Jendela johari merupakan jendela yang mencerminkan 4 Kepribadian pada diri sendiri. Istilah kerennya jendela Johari. Jendela ini dibuat agar kita lebih mudah mengenal diri kita sendiri, psikolog terkenal dari Amerika Serikat bernama Joseph Luft dan Harrington Ingham menciptakan sebuah konsep bernama Johari Window atau Jendela Johari pada tahun 1955. Konsep ini bilang bahwa ada empat jendela yang bisa menggambarkan pengenalan diri kita, yaitu…

1. Open Area
Jendela ini menggambarkan hal-hal (bisa perilaku, persepsi, emosi, pengetahuan, pola pikir, dan keahlian) yang kita ketahui dan orang lain juga tahu tentang hal itu. Misalnya, kita adalah ketua OSIS yang punya kemampuan sebagai pemimpin, jago bikin keputusan sekaligus disiplin. Makanya, teman teman dan gurupun nggak ragu dengan kapasitas kita sebagai OSIS.
Pengaruhnya: Jendela yang terbuka ini bisa dibilang sebagai sisi dimana hubungan kita dan orang lain berjalan dengan lancar dan bebas hambatan. Soalnya, kedua pihak saling mengenal dengan baik dan punya banyak informasi tentang dirinya masing masing. Komunikasi yang lancar ini membuat konflik jadi gampang dihindari. Misalnya, anak buah kita di OSIS nggak ragu untuk curhat tentang masalahnya kepada kita, karena mereka percaya bahwa kita bisa diandalkan dan bisa memberi solusi yang bagus. Mereka juga menjalankan tugasnya dengan baik karena sadar kalau kedisiplinan adalah hal yang kita junjung tinggi.
2. Blind Area
Jendela yang satu ini melukiskan diri kita yang kita sendiri nggak nyadar akan hal itu, tapi orang lain tahu sisi yang bersembunyi dari diri kita, kita itu dibikin “buta” oleh kurangnya wawasan kita mengenai diri sendiri. Maksudnya, ada hal-hal tersembunyi dari diri kita yang hanya orang lain yang tahu, uniknya kita sendiri nggak tahu kehadiranya.
Pengaruhnya : Dibalik jendela ini merupakan bagian dimana hubungan kita dengan orang lain berjalan dengan baik, karena kedua belah pihak tahu apa-apa saja di pendampingnya, namun, kurangnya komunikasi bisa hancurin hubungan itu. Apalagi salah ambil langkah. Ambil contoh saja, si A tahu kalau si B orangnya sok tahu, namun saking setianya si A tidak jujur kalau sebenernya ia gerah sama sifat satu itu. Karena itu, si A ninggalin si B tanpa keterangan. Nah, hal seperti itu bias dicegah dengan adanya komunikasi yang lancar, dengan gitu, gak ada lagi salam perpisahan dan jendela ini bermetamorfosis menjadi sisi jendela Open Area.
3. Hidden Area
Jendela ini adalah daerah yang merupakan antonim dari Blind Area, yaps, jendela ini memperlihatkan hal-hal yang bersifat pribadi, hanya kita yang tahu namun orang lain tidak tahu akan hal ini, misalnya, kita paling jago main basket dari teman teman kita, namun, teman teman sekitar kita tidak pernah mengetahuinya, jendela ini lebih menonjolkan sifat-sifat orang yang pendiam, yang nggak suka bergaul dengan orang lain.
Pengaruhnya : sisi yang ada di hadapan jendela ini hanya akan merugikan satu pihak saja, yaitu pihak yang selalu menyembunyikan informasi tentang dirinya. Soalnya, pihak ini nggak suka ada orang lain ikut campur dalam masalahnya, biasanya orang ini banyak tertekan karena kemisteriusannya. Akibatnya, orang ini hanya merangkul wawasan tentang diri sendiri, wah, pasti kalau ditanya hari ulang tahun salah satu teman di kelasnya dia bakal ?????
4. Unknow Area
Jendela misteri ini benar-benar misteri dalam diri kita, pasalnya, jendela ini menyembunyikan hal-hal yang kita miliki, karena kurangnya wawasan perihal diri sendiri, hal-hal itu bersembunyi dalam diri kita, seremnya lagi, nggak ada orang yang tahu akan hal ini, ketemu’in aja nggak. Misalnya, kita punya suara biasa saja, namun kita nggak pernah nge-tes suara ke board casting, nah, ketika teman kita me-lelang kesempatan nge-tes di board casting, kita coba atas dukungan teman-teman kita, ternyata hasilnya memuaskan maka bakat kita ini nggak jadi misteri lagi kan?. Nah, Bagi yang ingin melenyapkan jendela misteri ini, satu cara,! hanya dengan tambah pengalaman dengan hal-hal baru.